My Blog List

Tuesday, 7 June 2011

Mengapa Harus Menyebut " I'AM A GENIUS ARABIC LANGUAGE " ?

ASSALAMUALAIKUM............

                          Apa khabar sahabat-sahabat semua. Let we say  "I'm A Genius Arabic Language  "  pada diri anda. Tahniah! Jika anda perasan mengapa dalam fan-page hatta pada arrow mouse saya pun saya letakkan, saya telah memilih slogan "I'm A Genius Arabic Language" dan kemudian saya mennggalakkan anda mengulanginya berkali-kali? GURU saya pernah berpesan, setiap ucapan yang keluar dari mulut kita, itu adalah merupakan satu doa.

                           Jika kita sedar setiap kali kita menghadapi satu situasi yang payah ia akan bertambah payah apabila kita mengeluh dan berkata "Aduh ! Susahnya..." terutama para pelajar ketika menghadapi peperiksaan. Yang susah akan menjadi susah apabila kita yang menghendaki sesuatu menjadi susah dan kita berdoa banyak kali "susah..susah...susah lagi dan lagi dan lagi". Tetapi sebaliknya ia akan menjadi mudah jika berfikir secara positif. Insya Allah permasalahan ini mudah dan saya pasti akan dapat jalan penyelesaiannya. Pasti jadi mudah.

                     Saya berikan contoh yang lain. Sama anda sedar atau tidak baginda Rasulullah SAW merupakan satu model yang terbaik, telah mengajarkan kepada kita untuk sentiasa mendoakan kesejahteraan buat saudara Islam kita pada setiap kali bertemu iaitu ucapan "السلام عليكم ورحمة الله وبركاته". Bukankah ucapan itu sebagai satu doa kita buat saudara Islam kita akan kesejahteraannya dan dibalas pula dengan doa salam ke atas kita sebagai satu jawapan doa? Ucapan kita adalah doa kita sama ada untuk diri kita mahupun doa kita untuk orang lain. Ucapakan (doa) ini tidak memerlukan kita untuk menadah tangan kerana ia adalah doa yang spontan tanpa memrlukan hafalan doa yang panjang. Mudah dan spontan.

Firman Allah di dalam Al-Quran:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونَي أسْتَجِبْ لَكُمْ

Maksudnya: Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepadaku, nescaya akan aku perkenankan bagimu (permintaanmu)."                                                                                                      
                                                                                                                      (Surah Ghafir: 60)
Juga disebutkan di dalam Al-Quran:
Dan jika hamba-Ku meminta kepada-Ku, ketahuilah bahwa Aku dekat, Aku niscaya akan mengabulkan permintaan orang-orang yang meminta jika mereka benar-benar meminta.” 

                                                                                                                 (Surah Al-Baqarah:186)

 Secara ilmiyahnya apa yang telah saya pelajari dari GURU saya, ucapan kita adalah berkait rapat dengan prinsip-prinsip umum dari minda kita :

- Apa yang Anda fikirkan (secara Dominan), itulah hasil yang Anda akan perolehi.
- Apapun yang masuk ke dalam minda bawah sadar kita, itulah yang akan menjadi realiti.
- Anda adalah apa yang Anda fikirkan tentang diri Anda.



                            Jika kita doakan yang tidak baik untuk diri kita, seperti; "Malasnya...", "Bosannya...", "Aku tak pandailah..." atau kepada orang lain; "Bodoh kau !", "Mati kau !" dan yang seumpanya juga merupakan doa kita untuk orang yang kita tujukan, Nau'zubillahi Min Dzalik.

Sabda Nabi Muhammad SAW:

“Seorang muslim itu bersaudara terhadap muslim lainnya, ia tidak boleh menganiaya dan menghinanya. Seseorang itu cukup dianggap berlaku jahat karena ia menghina saudaranya sesama muslim.”
                                                                                                                                       (H.R. Muslim)
Kesimpulannya, berfikirlah kita secara positif, jaga tutur bicara kita, berfikir sebelum bercakap, banyakkan ucap perkara yang baik-baik kepada diri kita sendiri. Jika anda mengatakan " I'AM A GENIUS ARABIC LANGUAGE " maka itulah doa yang sedang anda pohonkan kepada Allah. Jadi jangan malu-malu kalau nak jadi pandai. Sebulah lagi dan lagi dan lagi.......

Wallahu A'lam.

-Muallim OMAR-
     
                                                                                                                                       

No comments:

Post a Comment